Pages

TINDAK TEGAS SIAPAPUN YANG MENANGKAP IKAN DENGAN CARA DI STRUM, DI TEMBAK, DI BOM, DI OBAT DAN PUKAT HARIMAU.. LESTARIKAN ALAM, BUDAYAKAN MANCING CnR
Tampilkan postingan dengan label angler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label angler. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Juli 2014

DUNIA KRISIS IKAN ?




Maraknya eksploitasi perikanan di dunia sat ini baik yg illegal maupun yg legal membuat stock ikan di dunia mengalami krisis , gencarnya penangkapan ikan yg dilengkapi dg peralatan serba canggih menambah semakin cepatnya stock ikan di laut berkurang , ditambah lagi penangkapan ikan yg menggunakan cara cara terlarang dg mengebom terumbu karang yg membuat ikan ikan di dunia semakin merana , bahkan para ahli perikanan dunia memprediksikan pada th 2048 dunia bakal dilanda krisis ikan .

Melihat kondisi ini kami membayangkan bahwa anak cucu kita bakalan mengalami kesulitan utk menikmati nasi lauk ikan , menu sea food yg mudah ditemukan dimanapun , di tahun mendatang akan sulit menemukannya , yg biasa menikmati sayur mangut , pecak pe , tongkol sambel semakin sulit ditemukan di warung sea food maupun pasar ikan di pinggir jalan , bahkan kalupun ada harganya sudah selangit sudah menyamai harga hamburger , pizza atau steak daging di resto cepat saji ala Amrik yg banyak tumbuh di Indonesia .

Mengantisipasi akan terjadinya bayang bayang punahnya ikan ikan di laut kita , harus dilakukan upaya penanggulangan oleh semua pihak , artinya bila taraf hidup masyarakat nelayan cukup , mereka pasti tidak akan melakukan perusakan terumbu karang hanya demi sesuap nasi .

Tanpa terkecuali bagi sahabat Mancing Maniac pun dituntut untuk berpartisipasi , marilah mulai sat ini untuk tidak mancing mencari kuantitas ( jumlah ) tetapi kualitas ( kesenangan ) jangan sampai ikan kecilpun disikat juga , namun mulailah memikirkan mancing untuk hari esok dg cara C & R misalnya .
serta jangan lupa membawa pulang ikannya seperlunya saja .

Semoga dg upaya kita sebagai angler yg berwawasan konservasi bisa menunda krisis persediaan ikan di perairan laut kita .

SEMOGA .

Dari berbagai sumber
Dok HBZ

Rabu, 31 Juli 2013

Sensasi Mancing di Bagan Perairan Pakuhaji Tangerang


Jumat, 29 April 2011 Pada Pukul 21.00, Team  yang terdiri dari  4 orang (Rama,Irvan,Febry,&Caput{saya}) berangkat dari Kota Bumi menuju perairan Pakuhaji. Sekitar 15 piranti pancing telah siap Kami kemas dalam 2 buah tas pancing besar.Setelah mampir sejenak untuk membeli cemilan, kami melanjutkan pejalanan. Kali ini Kami memutuskan untuk memancing di bagan tengah milik penduduk sekitar. Pukul 23.00 Kami meninggalkan daratan dan beranjak menuju bagan yang telah di tentukan. 
 
Di atas bagan berukuran 3x7 m ini kami menyiapkan piranti pancing masing-masing.Setelah semua piranti siap dengan umpannya, kami pun melemparnya 1 per 1. Umpan yang kami gunakan kali ini adalah Udang hidup dan Ikan belanak berukuran dua jari. Satu persatu Ikan Samge kecil pun berhasil kami naikkan.


Tetapi hasil yang kami dapat kurang memuaskan karena ikan hanya berukuran tiga jari. Dengan putus asa Irvan memutuskan untuk tidur, meninggalkan 5 pirantinya yang terpasang umpan.
 
Sekitar pukul 3.30 pagi piranti terangkat terbang menghentak kesunyian bagan. Saya pun berlari menahan piranti yang hampir tercebur ditarik Ikan tersebut.Ternyata piranti milik Irvan yang sedang tertidur lelap yang diporak-porandakan Ikan. STRIKE!!! Rama dan yang lain membangunkan Irvan untuk menikmati sensasi menaklukkan ikan, Irvan pun mengambil alih kendali pancingnya. Setelah sekitar 2 menit Ikan pun mulai terlihat di permukaan air. Ternyata Kuro berukuran sekitar 3kg yang tersangkut di kail Irvan. Kami pun Berhasil menaikkan Ikan tersebut.
 

Sekitar Pukul 7.30 pagi kami berhasil menaikkan Sumbilang berukuran Lengan untuk lebih jelasnya kami memiliki video amatir yang berhasil kami ambil:

Walaupun hasilnya kurang memuaskan tetapi sungguh pengalaman dan sensasi luar biasa yang kami rasakan di bagan perairan Pakuhaji ini. :) ...
Akumulasi Biaya:
Sewa Bagan   : Rp25000/orang
Umpan           :
-(udang hidup) : Rp 60.000/kg
-(udang mati) : Rp 40.000/kg
Anda dapat membeli umpan, dan menitipkan kendaraan (sepeda motor) pada rumah pemilik bagan.
Tips: - Bawalah bekal secukupnya
         - Disarankan berangkat pada saat cuaca bagus(dapat dilihat pada majalah mancing mania)
 
 

Rock Fishing Ditemani Caddy

Pemandu pemancing di Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Jumidi-kiri, dan pemancing dari Jakarta yang dia dampingi tetap berjaga sekitar pukul 05.00 di Pantai Bekah, Gunung Kidul, Minggu 11.10. Pemandu disebut caddy pemancing tebing ini bisa memperoleh honor Rp 200.000 per malam.Menjelang dini hari, ketegangan Jumidi (41) mulai berkurang. Ia sudah bisa tersenyum karena beban tugasnya berkurang. Sebagian tamunya—pengusaha yang ditemaninya memancing sejak Sabtu (10/10) sore—kelelahan dan tidur di tenda di tepi Pantai Bekah.

Sebagai caddy, begitu pemandu ini dipanggil, Jumidi tak boleh tidur. Ia harus siap-siaga sepanjang waktu saat tamunya memancing di Pantai Bekah, Dusun Temon, Kecamatan Purwosari, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Tiga dari 15 tamunya dari kota itu tertidur pulas dengan 20-an kilogram ikan hasil mancing.

Sejenak Jumidi meregangkan tubuhnya sambil tetap menjaga beberapa joran yang masih dipasang di antara tonjolan batu karang. Pospor yang menyala di ujung joran sesekali bergerak di kegelapan malam dan menandakan umpan sedang dimakan ikan. Dengan sekuat tenaga, Jumidi menarik joran sambil meneriakkan, ”Dewa Baruna, kulo nyuwun iwak (Dewa Baruna, saya minta ikan).”

Angin yang bertiup kencang dari arah Laut Selatan Gunung Kidul sedang kurang bersahabat dengan para pemancing malam itu. Sebanyak 15 pemancing mulai terlelap, tetapi Jumidi tetap setia menjaga alat pancing. Jika salah seorang dari pengusaha yang ditemaninya mancing hari itu mulai terbangun, joran harus sudah siap dipegang.

Marno (40), rekan Jumidi sesama pemandu di tebing karang, juga terjaga sepanjang malam. Baru ketika para pemancing yang ditemaninya beristirahat, Jumidi dan Marno bisa berkisah banyak tentang hidup sebagai pemandu. Menjadi pemandu tak sekadar pekerjaan, tetapi hobi.

Sebelum menjalaninya, Jumidi dan Marno cuma bisa memancing dengan menggunakan bambu dan senar seharga Rp 17.000. Sejak menjadi pemandu sekitar 1982, setiap akhir pekan mereka pun bisa turut menikmati mancing dengan alat pancing seharga Rp 35 juta lebih setiap joran. Seorang pemancing yang baik hati bahkan meninggalkan sebuah joran lengkap untuk Jumidi.

Dari uang yang dikumpulkannya sebagai pemandu, Jumidi kini memiliki 50 ekor kambing dan 4 ekor lembu. Dia biasanya memperoleh Rp 200.000 per malam, belum lagi jika para pemancing memberi tambahan. Jumidi memang terkenal sebagai orang yang tak bisa diam di desanya. Dia petani tadah hujan, sekaligus pencari lobster karang.

Bergaul dengan banyak pejabat, pengusaha, dan dosen, lulusan sekolah dasar itu bermimpi bisa menyekolahkan empat anaknya hingga perguruan tinggi. Sulung Junaidi kini telah duduk di bangku sekolah menengah kejuruan. ”Semua anak saya masuk ranking di kelas,” bisiknya bernada bangga.

Belum selesai bercerita, Jumidi bergegas menyiapkan wedang teh dan kopi bagi beberapa pengusaha yang malam itu didominasi dari Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA). Tim KTNA ini sedang menggelar turnamen mancing di tebing dan baru pertama kali digelar di Indonesia. Turnamen diikuti 300 pemancing dengan hadiah utama kambing.

Sebagai pemandu, tugas Jumidi tak sekadar berkutat masalah pancing. Dia pun menjadi pengangkut barang pemancing yang beratnya bisa 1 kuintal. Dia biasanya menyunggi beban itu di kepala dengan keranjang bambu rata-rata 2 kilometer.

Resep Jumidi untuk menjaga ketahanan tubuh adalah mengonsumsi jamu rebusan daun pepaya. Sebelum para pemancing tiba di Pantai Bekah, Jumidi turut membantu pemuda karang taruna dari Dusun Temon memasang tenda dan membersihkan bangunan permanen yang sengaja dibangun untuk istirahat pemancing tebing.

Jumidi dan Marno tak pernah bisa duduk diam. Mereka harus terus bergerak: meracik umpan, melempar pancing, menarik mata pancing yang menyangkut di karang, memperbaiki pancing, membuatkan minuman, membuat Jumidi tak pernah jauh dari pemancing. Setiap pemandu bisa menangani dua hingga tiga sekaligus pemancing tebing.

Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir, misalnya, hanya tinggal duduk diam dan menjaga mata pancing hingga dimakan ikan. Jika ikan yang dipancing terlalu berat atau di atas 40 kilogram, Jumidi pun segera dipanggil untuk membantu menarik pancing. ”Jika mampu, ya ditarik sendiri. Puncak kenikmatan memancing ya ketika menarik tangkapan ikan,” ucap Winarno.

Winarno mengatakan, keindahan tebing pantai di Gunung Kidul tiada padanannya

di Indonesia. Dari tebing karang Pantai Bekah, pemancing bisa menyaksikan kemunculan ikan lumba-lumba, hiu, dan paus hitam tanpa harus menggunakan kapal. Tak heran Winarno rela tidur beralas tikar di pantai sambil memancing sebulan sekali.

Di kalangan pencinta memancing, tebing-tebing karang di wilayah Gunung Kidul adalah surga. Tebing-tebing curam itu tak hanya menawarkan keindahan panorama alam yang terisolasi.

Meskipun nama dan tugasnya sama dengan caddy yang biasa ditemui di lapangan golf, caddy di tebing karang terdiri dari penduduk lokal bertubuh kekar.

Wilayah Gunung Kidul menyajikan lokasi pancing menarik di 100 titik pantai bertebing. Setiap akhir pekan, kesunyian pantai yang terisolasi itu berubah menjadi hangat oleh kehadiran pencinta mancing....

Sumber: www.kompas.com

Mancing Baronang

 
 
Mancing baronang merupakan salah satu teknik mancing yang tergolong sederhana dengan sensasi yang membuat para pemancing tergila-gila. Biaya yang dikeluarkan untuk mancing baronang tergolong murah karana bisa dilakukan dipinggir dermaga, batu-batu pemecah ombak dan lokasi lain yang tidak jauh dari daratan. Selain itu umpan yang digunakan tidak membutuhkan biaya yang mahal untuk memperolehnya.

SEKILAS MENGENAI BARONANG
Baronang merupakan kelompok Rabbit Fish yang tergolong sebagai ikan herbivora, meski demikian ia tidak menolak bila diberi umpan udang rebon, cumi, kerang hijau, nasi, pisang dll. Ikan baronang biasanya bergerombol mencari lumut atau tritip yang melekat pada bebatuan, karang, tiang-tiang dermaga atau bagan.

Menurut Pak Kwok Tjie Jan, salah satu pemancing yang cukup senior dikalangan pemancing baronang, jenis-jenis baronang yang sering terpancing dikawasan Kepulauan Seribu, Pelabuhan Ratu, dan Merak adalah: Baronang Tompel / Siganus guttatus, Baronang Kalung / Siganus doliatus, Baronang Angin / Siganus javus, Baronang Batik / Siganus vermiculatus, Baronang Lada / Siganus chrysospilos, dan Baronang Susu / Siganus fuscescens

 
ALAT YANG DIBUTUHKAN
Peralatan yang dibutuhkan untuk memancing baronang antara lain:
 
1 Joran Tegek
Joran ini merupakan joran pool yang tidak memiliki cincin (ring), tanpa dudukan reel dan biasanya terdiri dari 7-8 ruas yang panjang keseluruhannya 4,5 hingga 5,5 meter. Joran tegek yang cocok untuk baronang biasanya kaku (hard tapper) secara keseluruhan tapi sedikit lentur pada ruas 2-3. Joran tegek ini biasanya terbuat dari grafit, carbon atau campuran dari keduanya. Untuk melindungi joran ini agar mampu menahan beban berlebih akibat fight dengan baronang, biasanya para pemancing baronang melilitkan benang dan lem pada ujung ruas kedua hingga terakhir agar supaya tidak pecah atau meleduk istilah mereka.

2 Kenur
Kenur yang digunakan ialah yang trasnparan dengan kekuatan menahan beban maksimal 10lbs hingga 12lbs. Kenur ini diikatkan diujung joran tegek, biasanya ada tali yang melekat pada joran. Panjang kenur yang dibutuhkan disesuaikan dengan panjang joran dan kedalaman air dilokasi mancing. Panjang kenur tidak boleh lebih panjang dari joran agar memudahkan pemasangan umpan dan mengambil tangkapan. Biasanya panjangnya 3,5M hingga 4M.
 
3 Pelampung
Pelampung baronang dibedakan 2 tipe tergantung pada teknik memancingnya yaitu pelampung gantung dan pelampung celup. Pelampung untuk baronang biasanya ditandai dengan lubang ditengah pelampung dari atas tembus kesisi bawah guna memasukan kenur dan penjepit kenur. Bentuk pelampung ada yang bulat, lonjong, kerucut gasing dll. Warna pelampung biasanya kontras dengan air laut guna memudahkan pemancing melihat getaran pelampung tersebut.

4 Mata kail garong
Mata pancing atau kail yang digunakan adalah jenis garong yang terdiri dari 6 hingga 8 mata pancing disatukan dengan solder, bentuknya seperti pada gambar. Ukuran pancing yang digunakan biasanya nomor 5-6.


5 Penjepit umpan
Penjepit umpan maksudnya untuk menjepit umpan dengan kenur. Biasanya yang sering digunakan adalah timah daun, stopper, karet, bahkan kenur pancing itu sendiri.

6 Perlengkapan lain
Perlengkapan lain yang dipakai antara lain:
  • Sarung tangan untuk melindungi tangan (dari duri-duri baronang yang mengandung racun) ketika melepaskan tangkapan.
  • Topi melindungi kepala dari panas matahari dan sinar ultra violet.
  • Kacamata untuk melindungi mata dari sinar matahari dan sinar ultra violet yang bisa merusak pengelihatan.
  • Sepatu/alas kaki yang tepat untuk melindungi kaki dari bebatuan tajam dan karang karena tak jarang pemancing harus masuk kedalam air tergantung lokasi mancing.
  • Coolbox atau tempat ikan untuk menaruh tangkapan dan mendinginkan minuman yang kita bawa.
  • Jangan lupa membawa konsumsi untuk membuat acara mancing lebih menyenangkan hahahaha...

LOKASI
Seperti sudah dijelaskan terlebih dahulu bahwa Ikan baronang biasanya bergerombol mencari lumut atau tritip yang melekat pada bebatuan, karang, tiang-tiang dermaga atau bagan, maka tempat yang tepat untuk memancing baronang:
  • Dermaga, biasanya garonang senang bersembunyi di dekat tiang tiang dermaga
  • Rumpon kerang Hijau , baronang sangat menyukai kerang
  • Sekitar karang atau batrean atau pemecah ombak ( terutama yg banyak lumut)
  • Bangkai Kapal karam


UMPAN
Umpan yang digunakan untuk memancing baronang, yang paling umum adalah lumut hijau. Baronang dimanapun menyukai ini. Selain itu kita bisa gunakan umpan alternatif lain seperti lumut lumpur, lumut merah, nasi lumat, bakwan, kerang hijau, cumi, udang, daging kepiting, pisang, dll.

TEKNIK MANCING
Teknik mancing baronang seperti pada gambar, teknik pelampung gantung dan teknik pelampung celup. Seperti pada gambar umpan jika menggunakan lumut, kerang hijau, dll biasanya dijepit pada kenur tepat diatas garong. Umpan ditenggelamkan ke dalam laut, tetapi tidak mencapai dasar agar kenur antara pelampung dan garong tegang dan bila umpan dimakan akan membuat pelampung bergetar. Sementara jika menggunakan nasi lumat, gumpalan nasi ditempelkan pada garongnya dan menggunakan ukuran garong yang agak kecil, kemudian umpan diulurkan hingga ke dasar laut, posisi kenur antara garong dan pelampung harus tegang.
Untuk mendeteksi kapan baronang memakan umpan, dapat dilihat dari gerakan pelampung. Jika menggunakan pelampung gantung, pada saat dimakan pelampung akan bergetar-getar. Jika menggunakan pelampung celup, pada saat dimakan, pelampung akan tengelam. Pada saat inilah pemancing harus menggentak joran, jika strike, pemancing harus bersiap merasakan tarikan baronang yang terkenal sensasional itu.

Demikian tulisan ini, semoga dapat bermanfaat bagi para pemancing yang ingin belajar mancing baronang dan merasakan sensasi tarikan baronang.
Salam strike....

Disarikan dari berbagai sumber seperti ff, bluefame, ift, dll

Mancing Ikan Bandeng



Mancing ikan bandeng bagi sebagian orang sangat mengasikkan karena memiliki sensasi tersendiri. Dikala laut sedang jelek, mancing ikan bandeng di kolam atau di tambak bisa menjadi alternatif mengobati rasa rindu untuk mancing. Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai mancing bandeng.

Sekilas Mengenai Ikan Bandeng

Menurut Wikipedia:
Bandeng (Latin: Chanos chanos atau bahasa Inggris: milkfish) adalah sebuah ikan yang merupakan makanan penting di Asia Tenggara. Ikan ini merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam familia Chanidae (kurang lebih tujuh spesies punah dalam lima genus tambahan dilaporkan pernah ada).

Mereka hidup di Samudra Hindia dan menyeberanginya sampai Samudra Pasifik, mereka cenderung bergerombol di sekitar pesisir dan pulau-pulau dengan koral. Ikan yang muda dan baru menetas hidup di laut untuk 2 - 3 minggu, lalu berpindah ke rawa-rawa bakau, daerah payau, dan kadangkala danau-danau. Bandeng baru kembali ke laut kalau sudah dewasa dan bisa berkembang biak.

Ikan muda ini dikumpulkan dari sungai-sungai (disebut nener [ IPA: nənər ]) dan diternakkan di tambak-tambak. Di sana mereka bisa diberi makanan apa saja dan tumbuh dengan sangat cepat. Setelah cukup besar bandeng biasanya dijual segar atau beku, serta dikukus atau diasap.



Peralatan Mancing Ikan BandengSebelum pergi ke kolam atau tambak, sebaiknya lakukan pengecekan terhadap peralatan mancing ikan bandeng yang akan kita gunakan. Peralatan utama mancing ikan bandeng sebagai berikut:
  1. Joran/Rod: Joran yang digunakan mancing bandeng biasanya berukuran 150cm hingga 180cm dengan action medium serta rating kenur 3 - 18lbs
  2. Reel: Untuk mancing bandeng reel yang digunakan biasanya seri 1000 - 4000
  3. Line: Line yang digunakan untuk mancing ikan bandeng monofilament: 2lbs - 20lbs atau PE 1 - PE 2.
  4. Kail: Kail yang digunakan untuk mancing bandeng biasanya no 3, 4, atau 5.
  5. Timah Pemberat: Pemberat dari timah bulat nomor 4 atau timah melinjo biasanya digunakan pemancing bandeng.
  6. Stoper: Bawa stopper secukupnya pada saat mancing bandeng.

Umpan:
Biasanya umpan yang digunakan untuk mancing bandeng tergantung dari pemberian pakan oleh petani tambak di daerah bersangkutan. Amati jenis pakan tersebut. Ada beberapa jenis umpan yang umum di gunakan untuk mancing bandeng:
  1. Roti Reject/Roti ex pabrikan. Caranya cukup di ulir di matakail.
  2. Pellet merah ikan KOI. Caranya bisa di seduh air panas saja atau di campur(kocok) dengan telur mentah (bebek atau ayam). Tetapi jangan di bejek. Biarkan seperti benntuk aslinya (butiran) pellet. Cantolkan pellet di matakail 1 s/d 3 butir.
  3. Pellet olahan: pellet coklat, sarden, essen teggiri/choya.
  4. Undang: cantolin aja udang kupas di kail.
  5. Lure : minnow, popper, mute/penghapus pensil merah.

Perlengkapan Lain
Perlengkapan lain yang perlu dipersiapkan atau dibawa untuk menambah kenyamanan kita dalam memancing ikan bandeng, antara lain:
  1. Bawa Sunblock (lotion), Topi (kalo perlu payung yg bisa ditancapkan ditanah), Kaos lengan panjang, Kacamata Hitam.
  2. Kalo musim hujan bawa raincoat (jas hujan)
  3. Bawa minimal 2 joran, jika ada masalah seperti kusut dengan pemancing lain, putus atau lainnya, anda tidak kehilangan moment strike.
  4. Bawa Minum yang banyak, supaya tidak dehidrasi
  5. Siapkan Kain Lap atau sarung tangan, supaya ikan bandeng yang kita dapat tidak mudah lepas. Sarung tangan bisa anda pakai ditangan sebelah kiri/kanan sedangkan tangan yang lain untuk memegang joran atau memasang umpan.
  6. Bawa uang yang cukup, jika anda sedang mujur strike, dompet anda bisa terkuras, umumnya memancing ikan bandeng dibayar dengan cara kilo-an.

Rangkaian Pancing
Dalam mancing bandeng, ada 2 rangkaian pancing yang umum digunakan oleh pemancing ikan bandeng:
Rangkaian: kail - stopper - timah bolong - stopper - stopper - pelampung - stopper. Jika ikan lagi makan diatas apa dibawah, ya tinggal geser2 stopper aja.
Rangkaian glosoran urutan: timah - kail - stopper - pelampung - stopper.
Selain itu kadang-kadang pemancing menggunakan teknik casting dengan rangkaian seperti gambar dibawah:




Saat Baik Mancing Bandeng
Cuaca tidak mendung alias cerah, umumnya jika tidak ada sinar matahari, ikan bandeng kurang bernafsu/malas. Jam yang baik untuk memancing bandeng jika sinar matahari sudah menyorot adalah sekitar jam 9 pagi hingga 12, setelah itu ikan agak sulit makan dan mulai bangun makan lagi sekitar jam 3 sore. Ikan bandeng tambak hidup di air payau, jika habis turun hujan bisa menyebabkan air tawar menjadi lebih banyak dari pada air asinnya. Menyebabkan nafsu makan ikan bandeng menjadi berkurang, umpan sehebat apapun jika ikan kurang nafsu makan. Jangan terlalu berharap strike bisa cepat. Pasang surut air laut juga berpengaruh, saat sedang surut biasanya kedalaman air di tambak terlalu rendah sehingga ikan bandeng rada sulit dipancing. solusinya coba cari lokasi yang memiliki ke dalaman tambak yang cukup dalam.

Tips Mendeteksi Keberadaan Ikan Bandeng
Ikan bandeng biasanya menelusuri kolam/tambak dengan bergerombol, seringnya melewati pinggir kolam. Tidak seperti memancing ikan mas, kita harus sering berpindah posisi jika umpan yang kita lempar tidak disentuh ikan bandeng dengan waktu yang cukup lama. Perhatikan kecipakan ikan bandeng, biasanya disanalah mereka berkumpul.

Bagaimana? siap untuk strike bandeng??


Sumber dan diedit dari : http://mancinggembira.blogspot.com/

Teknik Memancing Hampala


Ikan Hampala (Hampala Macrolepidota) terkenal memiliki tenaga luar biasa. Saat terpancing akan terus berlari bagaikan terpedo. Itukah nikmatnya mancing hampala. Berikut ini kami uraikan rahasia mancing ikan yang termasuk dalam family Cyprinidate alias suku karper-karperan ini. Siapa tahu trik ini bermanfaat bagi anda.

1. Kenali Lubuknya
Ikan hampala suka tinggal di sungai yang beraliran deras dengan tepian dangkal dan berpasir. Di lokasi itu, biasanya banyak ikan-ikan kecil sebagai makanannya dan juga banyak makanan yang hanyut. Selain sungai ikan hampala juga berada di dam atau waduk. Ciri lokasi yang di gemari adalah daerah berpasir atau berbatu kerikil.
 
2. Menyiapakan Alat Pancing
Joran, Pilih panjang joran antara 1,5 m – 2,5 m, ringan dan berujung lentur. Joran dan ril yang ringan dan lentur membuat kita mudah utuk casting.

Ril sebaiknya kelasnya sama dengan joran, dengan batalan roda 3 atau lebih. Pilihlah yang berjenis ringan supaya tidak terlalu memlemahkan.

Ada banyak merk kenur, pilihan yang kuat dengan ukuran sesuai dengan kelas joran atau ril. Bisanya yang d pakai adalah kelas 4 lbs, jangan memakai kenur telalau kecil karena resiko putusnya besar. Kenur terlalu besar juga kurang bagus karena jarak lempar mnjadi pendek,

Untuk umpan, pakailah plug yaitu umpan buatan yang menyerupai ikan kecil. Pilih ukuran plug dari sebesar jari manis orang dewasa hingga seukuran jempol. Selain plug juga bisa dipancing menggunakan popper kecil.

Perlengkapan tambahan seperti rompi bersaku banyak yang di gunakan untuk tempat berbagai piranti mancing seperti kili-kili, pisau, gunting, tang, cadangan kail, sampai dengan korek dan rokok.
 
3. Saat Yang Tepat
Setelah semua mengenal lokasi dan persiapan piranti sudah oke, maka baruklah kita berburu ikan hampala dengan musim dan yaktu yang tepat. Musim kemarau merupakan musim yang tepat untuk memburu hampala. Salain pinggir sungai tidak becek, air sungai / waduh jernih sehingnga kita bisa melihat langsung ikan itu ada atau tidak di pinggir sungai. Faktor lain yaitu pada musim kemarau adalah masa hampala memijah. Ikan induk hampala akan menepi untuk bertelur di daerah dangkal dan berpasir. Nah, mancing di saat itulah sangat menjanjikan.
 
4. Mainkan Plug Anda
Setelah mengenal saat yang tepat, sekarang giliran mengail hampala dengan menggunakan plug. Pertama amatilah lubuk hampala secara cermat. Jika anda sudah mengetahui cobalah mendekati dengan berjalan kaki tanpa menimbulkan suara.

Lemparkan plug anda diantara barisan hampala. Tarik plug anda. Berenangnya plug di air membuat hampala gusar dan ingin mengusirnya dengan menyambar plug tersebut. Setelah mulutnya tersangkut kail, usahakan agar ikan tidak lepas saat bertarung. Jika sampai lepas ikan hampala di daerah itu tidak mau lagi makan umpan plug anda.

Jika anda mancing tidak sendirian, ajak teman anda juga melemparkan plug di belakang umpan anda yang termakan tadi, karena hampala lain juga akan menyambar plug tersebut.
 

Jumat, 19 Juli 2013

CARA MANCING BLANAK ALA CILACAP



Memancing ikan blanak ala cilacap memang pada awalnya sangat susah karena disamping membutuhkan konsentrasi dan reflek yang tepat juga harus memahami bagaimana umpan kita dimakan sama ikan blanak atau tidak. Menurut saya memancing dengan cara ini lebih efektif dan lebih cepat dibandingkan dengan cara memancing blanak dengan lumut. Saya sudah pernah mendapatkan ikan blanak 20 kg dengan teknik ini dalam sehari, bahkan teman saya ada yang pernah dapat sampai 60 kg dalam sehari. Ok, langsung saja kita siapkan peralatannya lebih dulu

Walesan (bahasa gaul dari Joran)
Joran untuk mancing blanak ala Cilacap ini memakai 2 joran, pertama joran untuk mengumpulkan ikan (orang cilacap menyebutnya andem), joran jenis ini bebas pake joran apa aja yang penting sopan (he.... kayak mau kondangan aja....) dan yang kedua untuk mancingnya kita sesuaikan dengan tempatnya.
Untuk mancing dari tepian kita gunakan joran yang panjang sekitar 4 - 5 meter, joran yang digunakan harus kaku, lurus dan ujung joran (pucuk joran) harus lentur karena untuk mengetahui dimakan atau tidaknya sama ikan blanak tergantung sama ujung joran ini.
Untuk mancing dari tengah (misal dari atas pemecah ombak atau dari perahu atau dari pelabuhan) kita gunakan joran yang pendek 1 - 1,5 meter dengan ujung yang lentur

Pancing
Untuk pancing kita pake yang nomer 9 atau 10, untuk tau cara membuatnya klik disini

Kail
Untuk kail pengumpul ikan ujung kail di beri timah yang besar untuk menempatkan umpan pengumpul seperti ini


Untuk mancing kita tekuk sekitar 5 cm keatas lalu di ikat untuk mengaitkan pancing.

Umpan
Umpan kita pake umpan yang terbuat dari terigu, kalo belum tau klik disini cara membuat umpannya

Kalo udah komplit ayo kita langsung meluncur ke TKP......


Pertama kita ukur kedalaman air dengan kail pengumpul ikan lalu tandai kail, cara menandai kail yaitu turunkan timah hingga ke dasar lalu beri tanda kira kira diatas air(asal keliatan) lalu tandai sama panjangnya dengan kail untuk memancing, hal ini memudahkan kita untuk menyesuaikan kedalaman umpan pengumpul pada saat memancing karena pada saat memancing umpan mancing harus sejajar dengan dengan umpan pengumpul ikan.

Siapkan umpan pengumpul yang di bentuk seperti bola seperti gambar diatas dan langsung aja masukkan ke air sampai mentok ke dasar, angkat kira kira 10 cm dari dasar dan tunggu hingga umpan dimakan.
Cara memasang umpan untuk teknik ini, silkan simak gambar dibawah ini :

Ambil Umpan secukupnya, lalu tempel seperti gambar diatas.

Cara Kerja Memancing Ikan Blanak Ala Cilacap
Untuk cara kerja, biar gambar yang berbicara :D


Teknik memancing ikan belanak diatas sangat efektif karena ikan belanak jarang sekali menggigit umpan tetapi mendorong. Ketika mendorong umpan, ikan belanak tidak ada kesempatan lagi untuk menghindar karena sudah berada tepat diatas ujung pancing yang runcing, anda tinggal mengangkat sedikit saja maka ikan belanak sudah tertembus pancing anda. untuk itu diperlukan joran yang kaku biar pada saat mengangkat joran ujungnya tidak memantul kebawah.


Kalau Umpan pengumpul sudah dimakan langsung aja kita pancing, ambil umpan secukupnya untuk ditempel di kawat pancing di bentuk tipis mengikuti kawat dan berlawanan dengan pancing. Masukan pancing kedalam air dan sesuaikan kedalaman dengan tanda yang kita buat tadi.
Hal terpenting memancing blanak dengan teknik ini adalah bagaimana kita mengetahui umpan kita dimakan atau tidak, karena walaupun umpan kita dimakan puluhan kali tangan kita ngga bakalan terasa sama sekali kecuali ikan yang nyantol dengan sendirinya.
Perhatikan ujung joran kita, tanda blanak makan adalah ketika ujung joran kita terlihat seperti bergetar ataupun terlihat bergerak, pergerakan apapun yang kita lihat kita harus tarik joran kita keatas karena memang seperti itu ikan blanak makannya. Kalo tepat maka ikan blanak akan kena, kalau belum ulangi lagi secara terus menerus cara diatas. kalau sudah berhasil memahami saya yakin anda dapat ikan yang banyak.

Demikian tips mancing blanak dari saya, semoga bermanfaat. Selamat mencoba ......!
Sumber dan di edit dari :  http://blog.wawancoys.com/

CARA MEMBUAT UMPAN BLANAK DARI TERIGU ALA CILACAP


Untuk membuat umpan ikan blanak dari terigu kita siapkan bahan bahannya dulu yaitu :

  1. Tepung Terigu 1 Kg
  2. Minyak Goreng 1/4 Kg
  3. 2 Gelas Air Putih
  4. Mentega
  5. 2 Sendok makan Gula Pasir
  6. 1 Sendok makan Garam
  7. 1 Sachet Susu 
Cara membuat :
  1. Campur tepung terigu, gula dan garam
  2. Masukkan minyak goreng dan mentega secukupnya
  3. Masukkan 1 Sachet susu dan 2 gelas air dan aduk hingga pulen
  4. Setelah pulen lalu di tanak (dikukus) selama 30-60 menit
  5. Setelah matang lalu di tumbuk hingga halus seperti membuat Getuk



Demikian Resep Umpan Ikan Blanaknya. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

CARA MEMBUAT MATA KAIL UNTUK BLANAK ALA CILACAP

Untuk memancing ikan blanak teknik dari cilacap ini membutuhkan pancing yang berbentuk seperti jangkar seperti gambar dibawah ini

untuk membuatnya anda harus menyiapkan 2 buah pancing ukuran no. 9 atau no. 10, pengait (jepet senar), senar, dan kawat kira kira panjang 5 cm (kawat yang mudah dibentuk).




Cara membuat :
1. Buat pancing saling berlawanan hadap dan di lem yang kuat menggunakan super glue
 

2. Sambil menunggu lem kering kita siapkan kawat yang dibengkokan menjadi dua dan beri pengait
 
3. Gabungkan pancing dan kawat lalu ikat dengan senar


4. Setelah diikat bentuk seperti ini :


5. Terakhir ikat dengan senar trus di lem yang kuat dengan super glue, dan seperti inilah hasilnya :
 


Demikian cara membuat pancing ikan blanak ala cilacap, semoga bemanfaat.

MENCARI SPOT MANCING

Kegembiraan mancing bagi sebagian orang adalah banyaknya strike dan banyaknya ikan yang berhasil didaratkan. Untuk mendapatkan ini, pemancing yang memancing di alam liar atau wild fishing dituntut memiliki umpan, piranti dan fisik yang baik. Selain itu para pemancing harus memiliki kemampuan mencari spot ikan yang tepat.

Menurut buku Search and Rescue Survival Training yang diterbitkan USAF, ada 6 titik di sungai yang merupakan tempat favorit bagi ikan yaitu:
1. Di bawah semak yang menggantung yang menutupi permukaan air sungai.
2. Rerumputan yang lebat yang menutupi sungai.
3. Relung sungai yang membentuk arus balik.
4. Pertemuan arus sungai kecil.
5. Dibelakang bebatuan.
6. Pohon tumbang.

Sementara menurut beberapa pemancing jika kita ingin mancing ikan mujair yang besar, biasanya kita harus mencari sarangnya berupa lubang didasar danau/sungai. Teknik memancing mujair seperti ini dinamakan mancing lubang. Pemancing biasanya mengganggu sarang mujair consern dengan kebersihan sarangnya tersebut dengan butiran-butiran gabus.

Untuk mencari spot mancing yang tepat dilaut biasanya tergantung ikan target, teknik mancing, kondisi air serta umpan yang kita pakai.

Pemancing baronang biasanya memancing baronang pada spot yang ada karangnya dan banyak terdapat tritip, kerang serta lumut. Lokasi ideal biasanya didermaga, batrean pemecah ombak, bagang dll.

Bagi pemancing yang menargetkan ikan GT (Giant Trevally) dengan teknik popping atau casting biasanya mencari spot disekitar karang yang menyembul dipermukaan dan sekeliling pulau dimana pecahan ombak terbentuk. Ini dikarenakan jenis ikan ini biasanya mencari mangsa ikan-ikan kecil yang banyak bermain di daerah ini.

Sementara bagi pemancing dasaran dan jigging biasanya mencari lokasi laut yang dasarnya berkarang, drop off, serta tubiran gosong dll. Selain itu mereka juga biasa mencari spot rumpon. Para pemancing teknik ini mengandalkan alat GPS untuk mengingat koordinat spot rumpon, karang atau tubiran yang mereka pernah explore dan mengintip bebatuan dasar laut dengan fishfinder. Biasanya banyak ikan-ikan besar bermain di daerah ini seperti GT, kakap, krapu dan lain-lain.
Selain itu spot mancing ditengah laut bisa diliat dari tanda2 alam seperti banyaknya burung beterbangan dipermukaan laut, pertanda banyak ikan-ikan kecil sedang bergerombol disana yang merupakan mangsa ikan-ikan predator. Selain itu batang pohon yang terapung-apung ditengah laut juga biasanya dimanfaatkan ikan2 predator besar untuk memburu ikan-ikan kecil.

Menurut Bung Ichang (salah satu pemancing senior di Batam), spot yang baik untuk memancing cumi adalah lokasi dengan dasar laut yang memiliki gugusan rumput laut atau karang yang merupakan tempat ideal bagi cumi berlindung dan mencari mangsa. Kondisi air aut harus berwarna cerah/bening, ada sedikit angin (angin darat bukan angin laut) dan kedalaman laut berkisar antara 2-6 meter. Jika mancing di atas dermaga, perhatikan bekas tinta (dari cumi) di lantai dermaga. Bekas tinta ini menunjukkan bahwa anda telah menemukan lokasi yang tepat untuk mancing cumi.

Pencarian spot mancing yang ideal tidak lepas dari banyak faktor yang berperan seperti teknik mancing yang akan digunakan, peralatan dan perlengkapan mancing, kondisi air, arus, ombak dan angin, dan lain-lain. Jika pemancing sudah sadar dan terbiasa membaca faktor-faktor ini, akan mudah bagi pemancing menentukan lokasi atau spot yang tepat untuk memancing dan hasilnya biasanya menggembirakan.

Salam strike....


TIPS MENGATASI MABUK LAUT

Mabuk laut merupakan suatu kondisi yang paling tidak disukai oleh pemancing. Dikalangan para pemancing istilah mabuk laut lebih terkenal dengan sebutan Jackpot. Perjalanan mancing yang semula menyenangkan bisa berubah seketika akibat mabuk laut. Jika seseorang terkena mabuk laut akan sulit untuk menghentikannya untuk tidak jackpot kecuali balik ke darat dan batal mancing. Berikut ini

beberapa masukan agar tidak mengalami mabuk laut.

1. Istirahat yang cukup serta minum obat anti mabuk atau gunakan koyo pada bagian tertentu sebelum berangkat ke laut. Yang penting jaga kondisi badan untuk tetap fit sebelum menuju laut.

2. Usahakan makan dulu sebelum ke laut, jaga jangan sampai perut kosong. Konsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan makan buah-buahan. Hindari makanan yang berminyak.

3. Saat berada di kapal usahakan agar mata tetap memfokuskan pandangan ke garis horisontal,badan jangan terlalu membungkuk atau melihat ke bawah,dan jangan meliat kebelakang hal ini bisa membuat lebih cepat merasa mual. Jika belum terbiasa jangan sekali-kali merangkai alat pancing sendiri di kapal, minta tolong saja kepada ABK untuk merangkai atau memsang dan merangkai umpan

4. Kenakan jaket jika udara terasa dingin agar tidak masuk angin

5. Hindari tempat mesin yang berbau solar, karena asap buangan mesin tersebut bisa membuat pusing.

6. Menjelang pergantian waktu dari siang ke malam hari, sempatkan untuk beristirahat/tidur sebentar saja baru kemudian mancing lagi. karena bagi orang yang belum terbiasa, saat-saat itu berpotensi memicu terjadinya mabuk laut dikarenakan jarak pandang mata pada siang hari yang cukup jauh berkurang akibat berkurangnya intensitas cahaya matahari.

7. Bawalah obat-obatan yang bisa mencegah terjadinya mabuk laut. Seperti; Dramamine (obat anti motion sickness), obat maag untuk mengurangi asam lambung, kimite patch (semacam plester yang ditempelkan dibelakang telinga), analgetik untuk menghilangkan pusing.

Tindakan yang harus dilakukan jika mengalami mabuk laut :
1. Baringkan badan dengan posisi kepala lebih rendah dari kaki
2. Kendurkan ikat pinggang sehingga pernafasan perut tidak terganggu
3. Minum obat anti mual golongan B6 (Daramamine,sturgeon dsb)
4. Jika mengalami pusing yang hebat, minum analgetik
5. Makan atau minum sesuatu yang bisa menghangatkan badan, lalu cuci muka dengan air hangat
6. Cari posisi yang nyaman sehingga pernafasan bisa teratur kembali
7. Jika keadaan tidak membaik juga segera kembali ke darat dan periksa ke dokter.

Selain tips diatas, para pemancing memiliki cara tersendiri untuk mengatasi mabuk laut
diantaranya :
1. Jika ada salah satu temannya yang mengalami mabuk laut/Jackpot pemancing lain memberikan joran yang sedang strike. Hal ini bertujuan untuk mengalihkan perhatiannya sehingga lupa dengan mabuk lautnya.
2. Makan hati ikan mentah
3. makan lumpur laut
4. Minum air laut/kumur dengan air laut
5. Disuruh berenang di laut 


TIPS MANCING MANGROVE JACK (MANGAR)



MANGAR biasa hidup di perairan payau (muara sungai) bahkan terkadang naik sampai ke sungai air tawar. Mangar adalah ikan omnivora alias semua jenis makanan di sikat, temen pernah mancing pake umpan roti juga si makan...

Di wilayah perairan muara Jogja dan Jateng ikan ini tipikal memakan umpan di pinggir (bukan di tengah sungai). Memilih lokasi pinggiran muara yang berbatu, rimbun dan memiliki kedalaman minimal 50cm.

Waktu yang tepat memancing mangar adalah tergantung dari warna air dsan teknik mancingnya. 

Aapabila air bening cocok mancing saat langit mulai gelap... hati-hati terhadap penggunaaan senter karena ikan ini sangat sensitif terhadap cahaya....
tipe air seperti ini sangat cocok untuk casting di pagi hari dan sore hari...

Saat air agak kecoklatan biasanya ikan ini akan berkeliaran dari pagi hingga malam.... hafalkan lokasi sarang ikan.....

Teknik yang biasa di gunakan :

1. Casting

Casting dapat dilakukan dengan minnow atau umpan karet (dengan warna mencolok dsan mengkilap) tidak ada patokan warna... karena hampir semua jenis umpan minnow dan karet (softbait) yang saya gunakan pasti disambar. Ukuran yang biasa di pakai adalah mulai dari 2 - 12 cm menyesuaikan besaran ikan target. Sebelum melakukan casting perhatikanlah keadaan sekitar apakah ada kemungkinan umpan akan tersangkut...

Beberapa contoh minnow:


softbait/umpan karet :

untuk softbait ukuran 35gr keatas tidak memerlukan bandul pemberat.
untuk softbait ukuran 5gr - 25gr biasanya menggunakan pemberat yang menyesuaikan kemampuan joran....
ingat selalu gunakan penuntun berupa mono atau pe (jangan gunakan nikelin) karena akan membuat ikan takut....

bandul - swifel - penuntun - umpan
panjang penuntun menyesuaikan besaran area / lokasi memancing dan juga panjang dari joran (biasa saya minimal 75cm - 1,5m)....
 


2. Ngoncer

ngoncer disini biasa dmenggunakan beberapa jenis pakan alami seperti : udang kali, udang tambak (vanamie), ikan nila, ikan betok, ikan sepat, ikan grescap, ikan wader, ikan tombro...
dengan ukuran menyesuaikan ikan target.
ukuran pancing yang biasa digunakan adalah menyesuaikan besaran umpannya... biasa saya akan memilih ukuran pancing minimal no.4 karena mulut ikan mangar relatif besar.

-. tali - pancing (tanpa swifel, umpan langsung dikaitkan pada buntut atau punggung agar dapat bergerak bebas )

3. Dasaran

Dasaran biasa digunakan pada musim hujan di karenakan arus sungai yang deras pada saat musim hujan. umpan yang biasa di gunakan adalah sesetan ikan tongkol / kembung...

-. swifel - pancing - penuntun - bandul (bandul bawah)
-. bandul - swifel - penuntun - pancing (bandul atas)

Beberapa lokasi mancing mangar

 1. Muara Congot



2. Muara Glagah 



3. Muara Samas


Untuk sampai ke lokasi (seputaran jogja & jateng bagian selatan) bisa pakai kendaraan roda 2 atau 4 soal lokasi terbuka dan akses gampang... paling jg cuma tinggal jalan kaki 50 - 200m. Ddikarenakan muara yang relatif kecil kita cukup mancing dari pinggir saja... cozzz MJ lebih sering strike di pinggiran....




Sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015744941/tips-mancing-mangar-mangrove-jack/